InsanNews.co, Warga desa Pergam, Serdang bangka Selatan dan sekitarnya sudah geram dengan pembalakan dan perambahan hutan dikawasan hulu sungai kemis desa Pergem Bangka Selatan oleh salah satu PT perusahan swasta pantauan Insannews.co.8/10/2025 bersama masyarakat pergam dan serdang bangka selatan, yang merupakan kawasan resapan dan sumber air yang bakal di jadikan daerah persawahan yakni program ketahanan nasional presiden Prabowo bisa gagal pemkab bangka selatan terkesan tutup Mata, sudah lebih dari 5000 ribu hektar luluh lantak.
Rina Tarol anggota DPRD Komisi 2 Prov Bangka Belitung “ pihak PT tidak memiliki izin untuk pembalakan ini merupakan Pidana pemkab jangan diam saja siapa yang bertanggung jawab ungkap Rina”, hasil peninajuan langsung bersama warga dan wakil ketua DPRD Kab. Bangka Selatan Rusi Sartono, Rusi juga mengungkapkan “pemkab bangka selatan salatan sangat terkesan lemah sekali masyarakat sudah RDP rapat dengar pendapat DPRD merekomendasikan ke pemkab aktifitas di hentikan seluruh aktifitas yang ada di sungai kemis karena berefek dengan kawasan persawahan didesa pergam dan Serdang kenyataan di lapangan kondisi sudah luluh lantak porak poranda resapan air rusak”
Salah satu Warga desa berujar harus tidak ada lagi aktifitas dan terus mengawal ini jangan di biarkan kami hanya orang kecil, ini program nasional Presiden Prabowo konsep persawahan yang menjadi ketahanan pangan dan akan menjadi lumbung beras Prov Kepulauan Bangka Belitung.
















