banner 728x250

Jelang HUT ke-81 RI, DPRD Bangka Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan

banner 120x600
banner 468x60

SUNGAILIAT – DPRD Kabupaten Bangka menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi, menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan pembangunan.

Menurut Jumadi, kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan jiwa, raga dan harta.

“Semangat para pejuang bangsa harus menjadi energi bagi kita untuk terus mengisi kemerdekaan dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” kata Jumadi.

Ia mengatakan, makna kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan terbebasnya Indonesia dari penjajahan. Kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui tanggung jawab bersama, keadilan sosial serta pemenuhan hak masyarakat.

Tantangan di Era Digital

Jumadi menilai perkembangan teknologi, arus informasi dan globalisasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat.

Salah satu tantangan yang perlu menjadi perhatian adalah perkembangan ruang digital yang turut diiringi penyebaran disinformasi, informasi palsu dan kejahatan siber.

“Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Namun di sisi lain, kita juga dihadapkan pada disinformasi, informasi palsu serta kejahatan siber,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan perkembangan teknologi secara bijak dan meningkatkan kemampuan dalam memilah informasi.

Menurut Jumadi, keterbukaan terhadap perkembangan global juga perlu diimbangi dengan upaya menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Jumadi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kemampuan dan kapasitas yang memadai agar dapat beradaptasi dengan perkembangan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan.

“Kedaulatan adalah kemampuan bangsa untuk mengatur pemerintahan, wilayah dan rakyatnya secara mandiri serta bebas dari intervensi negara lain,” katanya.

Selain kedaulatan negara, Jumadi menyoroti pentingnya kedaulatan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengajak masyarakat Kabupaten Bangka mengambil bagian dalam pembangunan sesuai profesi, tugas dan fungsi masing-masing.

“Melalui profesi, tugas dan fungsi kita masing-masing, mari bersama-sama menjaga kedaulatan bangsa demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan DPRD Kabupaten Bangka dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *