Insannews.co- Budidaya tumbuhan Nilam (Pogostemon cablin) untuk menghasilkan minyak atsiri yang bernilai ekonomi tinggi di pulau Bangka sendiri sudah ada beberapa desa dan petani yang mulai giat mengembangkan tanaman Nilam untuk harga minyak Atsiri Nilam saat ini Bervariasi tergantung pada Kualitas PA (pathcouli alcohol) Dibangka Harga di beli 600 ribu/Kg sementara harga tertinggi saat ini Di Sulawesi Utara mencapai 2 Jt /Kg.
Insannews berkesempatan bertemu langsung dengan Pemilik kebun sekaligus tempat produksi masal penyulingan minyak Atsiri Nilam 20/10/25 yang dikerap di sapa Habib Zainal Abidin berlokasi diDesa Kotawarigin Bangka Induk usaha yang di tekuni sudah berjalan hampir 5 tahun ini namun untuk mesin produksi penyulingan masih berskala kecil kapsitas 100 kg -1 ton sehari.
DiPulau Bangka sudah ada beberapa desa dan petani binaan yang sudah tertarik mulai menanam dan membudidayakan tanaman Nilam jika ditotal hampir 100 ribu pohon yang sudah tersebar.
Habib Zainal lewat mitra binaan Mas Ali menyediakan bibit polibek siap tanam dengan harga terjangkau 1500/polibek, proses penanaman sangatlah mudah mulai dari awal tanam sampai panen akan kami bimbing sepenuhnya.
Mas Ali mitra Petani Desa Mangkol Bangka tengah sudah hampir setahun lebih ini mencoba menanam di seling aktifitasnya sehari hari sebagai pengelola kebun,ia mulai menyemai dan menanam sendiri nilam diPolibek Ujar Ali aku siap membantu bagi para petani pemula yang ingin mulai menanam Nilam, “perawatan tanaman nilam sangatlah mudah asalkan pupuk teratur dan bersih dari gulma penganggu”
InsanNews.co melihat secara langsung panen nilam dan proses penyulingan nilam menjadi minyak Atsiri di kebun milik Habib zainal desa Kotawaringin ia berujar “untuk siap panen pohon nilam membutuhkan waktu 6 bulan sampai pohon terlihat besar agar bisa masuk proses destinasi penyulingan , namun yang terpenting harus melalui proses penjemuran terlebih dahulu dan sortir daun untuk mendapatkan minyak atsiri berkualitas ”
“Untuk mendapatkan 5 liter Minyak Atsiri Nilam membutuhkan sekitar 50-100Kg bahan baku daun Nilam yang sudah di keringkan, untuk pemasaran daun dan minyak sulingan atsiri nilam tidaklah sulit Habib zainal lewat pengepul mas Ali bisa membeli basah 2000/kg atau daun kering 7000/kg.
Mas Ali Mengungkapkan “harga Minyak Atsiri dapat berubah tergantung fluktuasi kondisi pasar dan kualitas dari produk minyak Atsiri yang di hasilkan.”
















