INSANNEWS.CO-DPRD Prov Bangka Belitung menjadi penengah konflik penambang dengan PT Timah audensi Senin sore 3/11/25 pukul 15.00 dimulai bersama rakyat penambang Babel di Ruang Tanjung pandan Kantor Gubernur bersama Gubernur,Kapolda, Dirut PT Timah serta unsur Forkompinda dan jajarannya terkait harga timah dan IUP PT timah audensi membahas hasil timah tambang rakyat di beli mitra di bawah rata rata aturan PT Timah.
Setelah Kesepakatan di buat antara perwakilan penambang dan PT Timah Ketegangan sempat terjadi di ruang pertemuan audensi bersama rakyat dan PT timah akhirnya menemui jalan damai, suara rakyat di dengar berpadu dalam satu meja.
” Banyak timah itu di Beli dengan harga 90 dan 100rb itu fakta” masalah Iup PT Timah masyarakat di beri kesempatan menambang dengan menjual hasil kepada PT Timah ungkap Didit di sela audensi.
Saya mengucapkan luar biasa kepada Dirut PT Timah artinya 2 komitmen telah di sepakati dan terwujud clear kan. “Mohon maaf ini Yang salah oknum mitra timah pembeli, itu artinya Alhamdulillah pak Gubernur Sudah sepakat, pak Dirut Timah sepakat jika ada mitra membeli dengan harga tidak layak yang sesuai SN maka akan di cabut izin surat perintah kerjanya (SPK) clear makasih pak Dirut Timah” ujar Didit di hadapan perwakilan para penambang dan insan media mengakhiri selesainya audensi.
















