banner 728x250

Banjir-Longsor di Sumbar: 12 Korban Tewas, 12 Ribu Orang Terdampak

Padang, Sumatra Barat

banner 120x600
banner 468x60

INSANNEWS.CO- PADANG, Hujan deras telah memicu banjir bandang di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Bencana tersebut menyebabkan empat orang tewas.
“Arus banjir dengan volume debit air besar menerjang sejumlah rumah yang berada di bantaran Sungai Minturun. Material batang pohon dan lumpur merusak rumah warga di Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang. Terdapat empat warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11/2025).

Banjir itu terjadi dini hari tadi. Selain banjir bandang di Lubuk Minturun, jembatan penghubung di Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang, juga putus akibat dihantam material banjir bandang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang telah memulai evakuasi. Data Pusat Pengendalian Operasi BPBD Sumbar mencatat cuaca ekstrem berdampak pada 17 kelurahan di 7 kecamatan di Kota Padang.

“Arus banjir dengan volume debit air besar menerjang sejumlah rumah yang berada di bantaran Sungai Minturun. Material batang pohon dan lumpur merusak rumah warga di Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang. Terdapat empat warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11/2025).

Banjir itu terjadi dini hari tadi. Selain banjir bandang di Lubuk Minturun, jembatan penghubung di Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang, juga putus akibat dihantam material banjir bandang.

Jalur Ambles karena Banjir, KA Srilelawangsa Medan-Binjai Dihentikan Sementara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang telah memulai evakuasi. Data Pusat Pengendalian Operasi BPBD Sumbar mencatat cuaca ekstrem berdampak pada 17 kelurahan di 7 kecamatan di Kota Padang.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banjir, longsor dan sejumlah pohon tumbang di 14 titik. BPBD setempat masih melakukan pendataan dampak bencana hingga sore ini.

“Data terakhir di Sumatera Barat, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang dan warga terdampak sekitar 12.000 jiwa,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasko Ruseimy.

Dia juga menjelaskan hambatan dalam menangani bencana. Antara lain pembersihan material, akses komunikasi yang terputus dan perbaikan darurat infrastrutkur vital. Dia mengatakan Pemprov Sumbar telah menetapkan status tanggap darurat.

Sumber Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *